Sunday, November 24, 2019

Aljabar Boolean

Baca Selengkapnya
asjasb

Monday, October 7, 2019

Yang Dimaksud Swapping

Dalam batch system, organisasi memori dlm partisi tetap sederhana dan efektif
Dalam timesharing system atau berorientasi grafik, situasinya berbeda. Kadang-kadang
memori tidak cukup utk memegang semua proses, shgg sebagian proses
harus di simpan dlm disk dan diambil utk dijalankan secara dinamik


Ada 2 pendekatan tgt dari ketersediaan hardware :
• Swapping
• Virtual memory

Swapping dilakukan dg membawa keseluruhan proses dan menjalankannya dlm
waktu singkat kemudian meletakkanya kembali dalam disk. Vitual memori :
program dijalankan secara partial dlm memori utama

Perbedaan utama swapping vs multiprogramming dg partisi tetap
variabel partisi: jumlah, lokasi dan ukuran sangat dinamis dpt berubah-ubah sepanjang waktu.

Ketika swapping dilakukan, mungkin banyak ‘lubang’ (ruang kosong) terbentuk dlmmemori, lubang-lubang ini bisa digabungkan menjadi ukuran yg besar _ memory compaction (pemadatan), tetapi ini memerlukan waktu CPU yg besar .
Contoh
mesin dg kecepatan copy 4 byte dlm 40 nsec, perlu 2,7 sec utk
meng-compact semua memory berukuran 256 MB








Bila ukuran proses yg dibuat selalu tetap, maka alokasi utk proses : tetap

Bila ukuran proses yg dibuat bias berkembang, maka alokasi utk proses : ada tambahan memori utk ruang tumbuh proses (kalau tdk proses akan wait/killed)

Ada 2 kemungkinan ruang tumbuh proses:
a. Growing data segment
b. Growing data segment dan growing stack




Manajemen Memori dg Bitmaps
• Ketika memori diassign secara dinamis, SO harus mengelola hal tsb
• secara umum ada 2 cara utk mengimplementasikan hal tsb :
• Manajemen memori dg Bitmaps
• Manajemen memori dg Linked List Dg sebuah bitmap, memori akan dibagi menjadi unit-unit alokasi dlm ukuran kecil
• Utk setiap unit alokasi , 0: unit yg bebas, 1: unit yg ditempati
• ukuran unit alokasi merupakan isu desain yg penting
• Semakin kecil ukuran unit alokasi _ semakin besar ukuran bitmap penggunaan memori oleh bitmap tdk maksimal
• Semakin besar ukuran unit alokasi _ semakin kecil ukuran bitmap memori yg cukup besar akan terbuang pd unit proses terakhir jika ukuran proses tdk persis dg kumpulan unit alokasi yg ada.


Manajemen Memori dg Bitmaps
• Kelebihan Bitmaps
Sebuah bitmap memberikan cara yg mudah utk mengatur memori dlm jumlah yg
tetap karena ukuran bitmap tergantung dari ukuran memori dan ukuran unit alokasi.
• Kelemahan/masalah penggunaap bitmaps
ketika sebuah k unit proses ditangani, manajer memori harus mencari bitmap dg kbit 0 yg berurutan. Proses pencarian memerlukan waktu yg lama.
• Gambar 1 Bitmap dg 8 unit alokasi dan represntasi dg Linked List(Tan 199)




Sebuah elemen list terdiri atas :
• Segmen : proses/hole
• starts : posis awal dari unit alokasi ( dimulai dari 0)
• length : panjang dari segmen (dlm unit alokasi)
• next : pointer utk menunjuk segmen berikutnya
• segmen list diurutkan berdasarkan alamatnya. Pengurutan seperti ini memiliki

keuntungan dlm terminasi proses, swapped out suatu proses, update list.
• Beberapa algoritma pengalokasi-an memori utk membuat proses baru :
• First Fit
• Next Fit
• Best Fit
• Worst Fit
• Quick Fit

Berikut adalah kemungkinan terminasi proses X (ketika X tdk terletak pada posisi
teratas /terbawah memori ) :



Sebelum dan sesudah X diterminasi
First Fit
• Pencarian blok memori kosong /hole dimulai dari awal
• Hole yang dipilih adalah blok memori yang pertama kali ditemukan dan
ukurannya sesuai. Hole kemudian dipecah menjadi 2: utk proses dan unused
memory.
• Merupakan algoritma yang cepat dan paling sederhana
• Next Fit
• Merupakan minor variation dari Fisrt Fit


Perbedaanya: pencarian hole dimulai pada posisi terakhir pencarian
• Performansi sedikit dibawah First Fit
• Best Fit
• Pencarian hole dilakukan pada keseluruhan list dan memilih hole terkecil yg
sesuai dg kebutuhannya
• Lebih lambat daripada 2 algo. sebelumnya
• Banyak menghasilkan ‘wasted memory’ karena ia cenderung memenuhi
memori dg ukuran yg kecil-kecil (ini kurang bgt berguna)


Worst Fit
• Pencarian hole dilakukan pada keseluruhan list dan memilih hole terbesar
• Hasil simulasi: performansi tdk lebih baik dari algo. sebelumnya
• Quick Fit
• Holes dan proses disimpan dalam list yang berbeda
• Pencarian hole yang sesuai jauh lebih cepat
• Kelemahan , proses2 berikut menjadi sulit dilakuakn:
Termimasi proses
• Swapped out suatu proses
• Melihat apakah merger memungkinkan/tidak

sumber : http://enda-wahyu.blogspot.com/p/pengertian-swe.html
Baca Selengkapnya
asjasb

Monday, September 30, 2019

Tentang Memori Internal

Image result for memory computer
Memori Internal
Apa itu Memori? Memori adalah bagian dari komputer tempat program–program dan data–data disimpan.

Lalu apa itu Memori Internal? Memori Internal adalah Memory yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau program.

Fungsi dari memori utama sendiri adalah :
1. Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk diproses.
2. Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU sebelum dikirimkan ke peranti keluaran Menampung program/instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.

Jenis - Jenis Memory Internal:
1. RAM (Random Access Memory)
jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan sebagai suatu penyimpanan data yang dapat dibaca atau ditulis dan dapat dilakukan secara berulang-ulang dengan data yang berbeda-beda. Jenis memori ini merupakan jenis volatile (mudah menguap), yaitu data yang tersimpan akan hilang jika catu dayanya dimatikan.

Karena alasan tersebut, maka program utama tidak pernah disimpan di RAM. Random artinya data yang disimpan pada RAM dapat diakses secara acak. Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 1GB, 2GB, 4GB, 8GB dst.

RAM dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu jenis Statik dan Dinamik.
RAM statik menyimpan satu bit informasi dalam sebuah flip-flop. RAM statik biasanya digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang tidak memerlukan kapasitas memori RAM yang besar.
RAM dinamik menyimpan satu bit informasi data sebagai muatan. RAM dinamik menggunakan kapasitansi gerbang substrat sebuah transistor MOS sebagai sel memori elementer. Untuk menjaga agar data yang tersimpan RAM dinamik tetap utuh, data tersebut harus disegarkan kembali dengan cara membaca dan menulis ulang data tersebut ke memori. RAM dinamik ini digunakan untuk aplikasi yang memerlukan RAM dengan kapasitas besar, misalnya dalam sebuah komputer pribadi (PC).

Jenis RAM Terbaru:
DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Di ciptakan oleh perusahaan IBM pada tahun 1970. Memiliki kecepatan antara 4,77 MHz sampai dengan 40 MHz.
FPM DRAM (Fast Page Mode DRAM)
Diciptakan pada tahun 1987, lebih dikenal dengan nama FPM. FPM sendiri memiliki kecepatan antara 16 MHz sampai dengan 66 MHz.
EDO DRAM (Extended Data Output Dynamic Random Access Memory)
Munculnya EDO DRAM untuk menyempurnakan jenis memori sebelumnya yaitu FPM DRAM. EDO RAM sendiri digunakan oleh komputer dengan prosesor Intel 486 dan juga intel pentium generasi pertama. Saya sendiri walaupun tidak pernah merasakan kemampuan dari jenis memori RAM komputer ini namun saya pernah memilikinya. Kebetulan prosesor yang digunakan Intel pentium I. Ukurannya sangatlah kecil, mirip dengan RAM Laptop.
SD RAM (Synchoronous Dynamic RAM)
Pada tahun 1996 dan 1997 muncul SD RAM PC 66. PC 66 berarti RAM ini memiliki kecepatan 66 MHz. Kemudian muncul lagi SD RAM PC 100 yang digunakan untuk komputer pentium II. Pada tahun 1999, SDRAM PC 133 di luncurkan ke pasaran. SDRAM terus ditingkatkan menjadi PC 150.
RD RAM (Rambus DRAM)
Sering juga disebut dengan DRDRAM atau juga Rambus memory merupakan jenis ram yang memiliki kecepatan sangat tinggi pada masa itu. RAM jenis ini bisa mengalirkan data 1GB / s. Cukup jauh apabila dibandingkan dengan SDRAM. Namun menurut sumber yang pernah saya baca, Rambus RAM akhirnya menghilang dari pasaran dikarenakan harganya yang terlampau tinggi.
DDR SDRAM (double data rate synchoronous RAM)
Pada tahun 1999, dua perusahaan yang saling bersaing yaitu AMD dan Intel meningkatkan kecepatan clock prosesornya masing-masing. Dan ini berimbas kepada kebutuhan RAM yang bisa mengimbangi kemampuan prosesor tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut maka di ciptakan DDR SDRAM atau yang lebih dikenal dengan RAM tipe DDR1. Umumnya untuk prosesor pentium III sampai dengan pentium IV.
DDR2 SDRAM
Pengembangan berlanjut ke jenis terbaru. RAM ini muncul pada tahun 2005. DDR2 memiliki kecepatan lebih baik. RAM tipe DDR2 pun saat ini masih banyak beredar walaupun untuk kapasitas 2GB sangat sulit untuk ditemui di pasaran. Walaupun ada harganya lumayan mahal, bahkan setara dengan 4GB DDR3. RAM ini digunakan dari prosesor pentium IV sampai dengan generasi Core Duo. RAM tipe ini membutuhkan daya sebesar 1,8 Volt.
DDR3 SDRAM
Pada pertengahan tahun 2007 muncul kembali jenis RAM terbaru yaitu DDR3 SD RAM. Membutuhkan daya hanya 1,5Volt. Kemampuan yang lebih baik begitu juga lebih irit daya membuat RAM DDR2 tertinggal jauh. Namun harganya pada waktu itu cukuplah tinggi membuat RAM ini belum dilirik orang lain. Barulah pada tahun 2010 RAM ini mulai diburu pengguna komputer. Untuk saat ini harga RAM DDR3 jauh lebih murah daripada DDR2. RAM ini mulai digunakan pada prosesor Core Duo sampai dengan Core i7.
DDR4 SDRAM
RAM yang dirilis pada tahun 2014 namun ternyata baru bisa digunakan pada tahun 2015 merupakan RAM tipe paling baru saat ini. Untuk harga sendiri masih belum bisa dijangkau untuk kalangan biasa. Apalagi RAM ini masih diperuntukkan untuk prosesor kelas atas miliknya Intel.

2. ROM (Read Only Memory)
perangkat keras pada komputer berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca. Jenis memori ini datanya hanya bisa dibaca dan tidak bisa ditulis secara berulang-ulang. Memori ini berjenis non-volatile, artinya data yang disimpan tidak mudah menguap (hilang) walaupun catu dayanya dimatikan.

ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data.Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan.

Jenis ROM:
PROM ( Progamble ROM)
Merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan beradapada PROM seterusnya. Berbeda hanya dengan RAM, pada PROM data akan tetap aka nada walaupun computer dimatikan.
RPROM (Re-Programble ROM)
RPROM yaitu ROM yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi diprogram.
EPROM (Eraseble Programble ROM)
EPROM adalah jenis khusus PROM yang dapat dihapus dengan bantuan sinar ultra violet, setelah dihapus, EPROM dapat deprogram lagi.
EEPROM (Elektrically Eraseble Programble ROM)
EEPROM adalah tipe khusus dari PROM yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris. EEPROM dapat menyimpan isi datanya bahkan saat listrik sudah mati.

Referensi:


Baca Selengkapnya

Monday, September 23, 2019

Sekilas Tentang ROM

Image result for rom computer
Pengertian ROM
Read-Only Memory atau ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam komputer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan didalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.
Menyimpan data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan untuk menyimpan firmware(piranti lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).
Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS yang berisi program dasar system komputer yang mengatur / menyiapkan semua peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer dihidupkan.

Cara Kerja ROM
ROM (Read Only Memory) biasa juga disebut sebagai firmware merupakan jenis memori yang isinya tidak hilang ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya bisa dibaca. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer yang berisi program dan data. Di dalam sebuah PC, ROM biasa disebut sebagai BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS
Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan. Umumnya proses yang terkandung dalam BIOS secara berurutan adalah sebagai berikut:
  1. Memeriksa isi CMOS.
  2. Membuat penanganan interupsi (Interrupt Handlers) dan pengendali piranti (device driver)
  3. Menginisialisasi register dan manejemen daya listrik.
  4. Melakukan pengujian perangkat keras (POST atau the power-on self test) untuk memastikan bahwa semua perangkat keras dalam keadaan baik.
  5. Menampilkan pengaturan-pengaturan pada sistem.
  6. Menentukan piranti yang akan digunakan untuk menjalankan program (misalkan pirantinya adalah harddisk).
  7. Mengambil isi boot sector. Boot sector juga merupakan sebuah program kecil. Oleh BIOS program ini dimuat ke RAM dan kemudian mikroprosesor akan mengeksekusi perintah-perintah yang sudah berada dalam RAM tersebut.

Macam ROM 
  • PROM ( Progamble ROM)
Merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan beradapada PROM seterusnya. Berbeda hanya dengan RAM, pada PROM data akan tetap aka nada walaupun computer dimatikan.
  • RPROM (Re-Programble ROM)
RPROM yaitu ROM yang bisa kita program kembali dengan catatan hanya boleh satu kali perubahan setelah itu tidak dapat lagi diprogram.
  • EPROM (Eraseble Programble ROM)
EPROM adalah jenis khusus PROM yang dapat dihapus dengan bantuan sinar ultra violet, setelah dihapus, EPROM dapat deprogram lagi.
  • EEPROM (Elektrically Eraseble Programble ROM)
EEPROM adalah tipe khusus dari PROM yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris. EEPROM dapat menyimpan isi datanya bahkan saat listrik sudah mati.

sumber:
http://hendipradana96.blogspot.com/2013/09/sejarah-rom-komputer.html
http://materisekolahonline.blogspot.com/2015/05/sejarah-perkembangan-rom.html
http://noryaniilkom15.blogspot.com/2016/04/perkembangan-sejarah-rom.html
Baca Selengkapnya

Monday, September 16, 2019

PROSES SINGKAT BOOTING PADA KOMPUTER

Related image

Siapa yang tidak tahu dengan Komputer? Di jaman sekarang pasti tidak asing lagi dengan kata Komputer! Sebuah alat yang mengalami revolusi bentuk dan kecepatan proses. Lalu ketika kalian ingin menggunakan alat tersebut apa cuma dilihat saja? Tentunya bukan cuma dilihat tapi kita tekan tombol-tombol yang ada pada alat tersebut. Nah pada kesempatan ini mari saya bahas secara singkat mengenai apa yang dilakukan alat tersebut ketika kita tekan tombol power, apakah alat tersebut lari terbirit-birit?

Setelah kita menekan tombol power maka yang terjadi adalah proses booting dimana seluruh komponen yang terdapat pada komputer akan di cek terlebih dahulu sebelum siap menerima rangsangan perintah, langsung saja simak poin pentingnya dibawah ini.

Step singkat proses booting
  1. Power Supply
    Tekan tombol power untuk mengaktifkan power supply pada komputer, jika power supply bekerja baik maka lanjut ke step berikutnya
  2. CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)
    Jika CPU ini aktif dan bekerja normal maka langkah selanjutnya pengecekan BIOS
  3. BIOS (Basic Input/Output System)
    BIOS akan menjalankan POST terhadap perangkat apa saja yang ada dikomputer tersebut.
    Didalam bios sendiri kita bebas mengontrol perangkat input dan output*
  4. POST (Power On Self Test)
    Didalam proses POST, akan ditampilkan informasi keseluruhan perangkat yang terhubung
    Pengecekan perangkat seperti berfungsinya keyboard, mouse, kartu grafis, ram. Jika tidak berfungsi maka akan ditampilkan pesan error/ peringatan.
    Lalu untuk menyimpan semua informasi perangkat akan disimpan di CMOS
  5. Loading Drives (memuat drive penyimpanan)
    Jika semua berjalan dengan baik maka langkah selanjutnya proses booting Sistem Operas (Windows, Linux, Mac)
  6. Selesai

Pengertian singkat

Apa itu Booting? Booting adalah istilah yang dipakai, untuk menyebut proses loading awal saat kita menghidupkan Komputer. Proses tersebut bertujuan, untuk memeriksa Hardware serta memuat Software, sebelum Komputer bisa digunakan.

Bios adalah serangkaian instruksi firmware yang mengontrol parameter input dan output.

CMOS menyimpan semua peraturan bios atau informasi perangkat keras

POST serangkaian proses test yang dilakukan oleh komputer pada saat booting


Kesimpulan

Dari informasi diatas kita tahu proses apa yang terjadi ketika kita menekan tombol power pada komputer, tapi selain komputer seperti perangkat digital lainnya konsepnya sama seperti diatas dicek dahulu sebelum siap dipakai.

Untuk info secara detail silahkan cari sendiri, dalam proses booting ada istilah UEFI, cold booting dan banyak lain silahkan ekplore karna google selalu buka


Referensi:

https://turbofuture.com/computers/What-Happens-During-Computer-Boot-Up

https://www.youtube.com/watch?v=nTVVYsd6Cdg

https://www.youtube.com/watch?v=P-zWXbPh_dg
Baca Selengkapnya