Showing posts with label debian. Show all posts
Showing posts with label debian. Show all posts

Saturday, April 16, 2016

Mengatasi Lupa Password di Linux

Hay sobat.. Pada pagi hari ini saya akan menulis artikel tentang bagaimana cara mengatasi lupa password di debian/ubuntu? Lalu bagaimana cara meresetnya? apakah bisa direset passwordnya? Jawabannya ada dibawah ini.
Mengatasi Lupa Password di Linux
Tentu bisa kita reset passwordnya, lalu bagaimana? kita masuk settingan pada saat di Grub Loader lalu kata init=/bin/bash, Jika kurang jelas silahkan ikuti step by step dibawah ini.
  1. Jika dalam keadaan hidup debiannya lakukan restart tapi saat di Grub Loader kita berhenti sejenak, arahkan pilihan paling atas tapi jangan dienter
  2. Jika dalam keadaan hidup debiannya lakukan restart tapi saat di Grub Loader kita berhenti sejenak, arahkan pilihan paling atas tapi jangan dienter
  3. Kemudian tekan "e" akan muncul tampilan seperti ini
  4. Kemudian tekan "e" akan muncul tampilan seperti ini
  5. Lalu masuk ke baris "linux /vmlinuz-3..." pada akhir baris tersebut tambahkan "init=/bin/bash" (tanpa tanda kutip) seperti ini
  6. Lalu masuk ke baris "linux /vmlinuz-3..." pada akhir baris tersebut tambahkan "init=/bin/bash" (tanpa tanda kutip) seperti ini
  7. Setelah itu tekan ctrl+x untuk boot ke debian
  8. Setelah masuk ke CLI ketikkan
  9. # mount -rw -o remount /
    Setelah masuk ke CLI ketikkan
  10. Kemudian ketikkan lagi perintah ini untuk mengganti password rootnya
  11. # passwd
    Kemudian ketikkan lagi perintah ini untuk mengganti password rootnya
  12. Untuk mengganti password user maka tambahkan nama user pada akhir kata passwd nama-user
  13. Setelah terganti login ke debian anda
  14. Setelah terganti login ke debian anda
Sekian dari saya, Semoga artikel ini bermanfaat :)
Baca Selengkapnya
asjasb

Friday, April 15, 2016

Install dan Konfigurasi FTP Server di Debian Server 8

Selamat sore.. Pada kesempatan kali ini saya akan menulis artikel tentang cara install dan konfigurasi FTP Server di Debian 8. FTP adalah singkatan dari File Transfer Protocol, protokol untuk bertukar file melalui jaringan. FTP sering digunakan untuk mendownload sebuah file dari server maupun untuk mengupload file ke sebuah server (misalnya mengupload konten-konten web ke sebuah webserver). Cara kerja protokol FTP hampir sama dengan protokol lainnya.
Dalam keadaan default, ftp berjalan pada port 21 dan bekerja pada protocol TCP/IP. Dalam FTP Server, kita bisa menggunakan dua cara satu User Authentication Login (Password Protected) dan yang kedua Anonymous LogIn (Guest OK)
Ada dua aplikasi yang paling popular untuk ftp server pada distro debian. Yaitu ProFTPd dan Vsftpd. Saya menggunakan ProFTPd. maka ikuti langkah-langkahnya
  1. Install aplikasi proftpd
  2. # apt-get install proftpd
    Install aplikasi proftpd
  3. Pilih Standalone
  4. Pilih Standalone
  5. kemudian buka file di /etc/proftpd/proftpd.conf
  6. # nano /etc/proftpd/proftpd.conf
    kemudian buka file di /etc/proftpd/proftpd.conf
  7. Lalu tambahkan script dibawah ini ke baris paling akhir dan save/simpan
  8. <Anonymous /home/sibro/>
    User sibro
    </Anonymous>
    
    Lalu tambahkan script dibawah ini ke baris paling akhir dan save/simpan
  9. Kemudian restart service nya
  10. # /etc/init.d/proftpd restart
    Kemudian restart service nya
  11. Coba cek dengan membuka web browser lalu ketikkan di address bar "ftp://sibro.id" atau "ftp://192.168.2.2" kemudian masukkan username dan password
  12. Coba cek dengan membuka web browser lalu ketikkan di address bar "ftp://sibro.id" atau "ftp://192.168.2.2" kemudian masukkan username dan password
  13. Kemudian jika berhasil akan tampil gambar dibawah ini
  14. kemudian jika berhasil akan tampil gambar dibawah ini
Sekian dari saya, jika ada kesalahan saya mohon maaf
Semoga artikel ini bermanfaat :)
Cek juga tutorial install dan konfigurasi ftp  dari https://www.virgiawan.xyz/2018/09/install-dan-konfigurasi-ftp-server-di-debian.html
Baca Selengkapnya
asjasb

Konfigurasi Samba File Server di Debian Server 8

Selamat sore... Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan cara mengkonfigurasi file server dengan samba file server di Debian 8. File Server memberikan layanan berupa penyediaaan file ataupun folder yang dapat diakses bersama-sama oleh para pengguna di dalam suatu jaringan. File Server sering juga disebut sebagai sistem File Sharing. Lalu apa itu samba? Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). Sebagai sebuah aplikasi file server, Samba mengizinkan berkas, alat pencetak, dan beberapa sumber daya lainnya agar dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam keluarga sistem operasi UNIX, dan mengizinkan interoperabilitas dengan sistem operasi Windows. Samba dibuat berdasarkan protokol Server Message Block (SMB), oleh Andrew Tridgell. Berikut adalah cara penginstallan samba dan cara konfigurasinya
  1. Install aplikasi samba
  2. # apt-get install samba
    Install aplikasi samba
  3. Kemudian konfigurasi samba
  4. # nano /etc/samba/smb.conf
    Kemudian konfigurasi samba
  5. Lalu menuju baris paling bawah kemudian tambahkan script ini
  6. [sibro.id]
    path = /home/sibro
    browseable = yes
    writeable = yes
    guest ok = no
    public = no
    read only = no
    security = user
    Keterangan
    path = adalah letak file-file yang akan akan dibagikan
    browseable = yes berarti bisa dilihat oleh publik
    security = share berarti tanpa menggunakan password, user berarti menggunakan enkripsi password
    writeable = yes berarti dapat ditulis dapat di tambahkan file atau folder dari client yang membuka , jika no maka kebalikannya
    guest ok = berarti ijin untuk tamu atau tanpa password jika yes jika no maka kebalikanya
    read only = berarti hanya dapat dilihat dan dibaca termasuk menyalin file tapi tidak dapat menambahkan file atau folder kedalamnya jika yes jika no maka kebalikanya
    Lalu menuju baris paling bawah kemudian tambahkan script ini
  7. Kemudian tambah user samba
  8. # smbpasswd -a sibro
    Kemudian tambah user samba
  9. Kemudian restart servicenya
  10. # /etc/init.d/samba restart
    Kemudian restart servicenya
  11. Lalu cek buka file manager nautilus dan masukkan alamat samba server ( smb://sibro.id )
  12. Lalu cek buka file manager nautilus dan masukkan alamat samba server ( smb://sibro.id )
    Lalu cek buka file manager nautilus dan masukkan alamat samba server ( smb://sibro.id )
  13. Jika sudah masuk ke samba, klik sibro.id lalu enter kemudian masukkan username, domain dan password, maka akan tampil seperti gambar ini
  14. Jika sudah masuk ke samba, klik sibro.id lalu enter kemudian masukkan username, domain dan password, maka akan tampil seperti gambar ini
    Jika sudah masuk ke samba, klik sibro.id lalu enter kemudian masukkan username, domain dan password, maka akan tampil seperti gambar ini
  15. Jika di Windows tekan windows+R lalu isikan \\192.168.2.2 dan buka folder sibro.id lalu masukkan username dan password
Sekian dari saya, jika ada kekurangan saya minta maaf
Semoga artikel ini bermanfaat :)
Baca Selengkapnya

Konfigurasi NTP di Debian Server 8

Hay sobat.. Pada siang hari ini sayaa akan menulis artikel tentang konfigurasi NTP di Debian Server 8. NTP adalah singkatan dari Network Time Protocol, sebuah protocol untuk meng-sinkronkan sistem waktu (clock) pada komputer terhadap sumber yang akurat, melalui jaringan intranet atau internet. Sedangkan NTP Server sendiri adalah sebuah server yang mensinkron-kan waktunya terhadap sumber waktu akurat, dan mentransmisikan paket informasi waktu kepada komputer client yang meminta. Untuk itu ikuti langkah-langkahnya
  1. Install ntp server dan date
  2. # apt-get install ntp ntpdate
    Install ntpnya
  3. lalu konfigurasi ntp nya
  4. nano /etc/ntp.conf
  5. Lalu cari kata 0.debian.pool.ntp.org jika sudah ketemu maka akan tampil seperti ini dan kasih pagar diawal baris
  6. Lalu cari kata 0.debian.pool.ntp.org jika sudah ketemu maka akan tampil seperti ini dan kasih pagar diawal baris
  7. Setelah dikasih pagar lalu tambahkan tepat dibawah nya "server 127.127.1.0" seperti gambar dibawah ini
  8. Setelah dikasih pagar lalu tambahkan tepat dibawah nya "server 127.127.1.0" seperti gambar dibawah ini
  9. Lalu cari kata #restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 notrust
  10. Lalu cari kata #restrict 192.168.123.0 mask 255.255.255.0 notrust
  11. Setelah itu hapus pagarnya dan rubah menjadi "restrict (ip-server) mask 255.255.255.0 nomodify notrap"
  12. Setelah itu hapus pagarnya dan rubah menjadi "restrict (ip-server) mask 255.255.255.0 nomodify notrap"
  13. Simpan kemudian restart service ntpnya
  14. # service ntp restart
    Simpan kemudian restart service ntpnya
  15. Lalu cek ntpnya sudah bekerja baik apa belum, jika sudah bekerja dengan baik maka bagian “jitter” bernilai 0.001 atau 0.000, berarti sudah benar, jika belum silahkan edit lagi konfigurasinya
  16. # ntpq -p
    Lalu cek ntpnya sudah bekerja baik apa belum, jika sudah bekerja dengan baik maka bagian “jitter” bernilai 0.001 atau 0.000, berarti sudah benar, jika belum silahkan edit lagi konfigurasinya
  17. Lalu cek ntp servernya
  18. # ntpdate -u 127.0.0.1
    Lalu cek ntp servernya
  19. Cek ntp pada server juga, jika berhasil maka akan muncul gambar seperti ini
  20. # ntpdate -u ip-server
    Cek ntp pada server juga, jika berhasil maka akan muncul gambar seperti ini
Sekian dari saya, jika ada kekurangan mohon maaf
Semoga artikel ini bermanfaat :)
Baca Selengkapnya

Konfigurasi SSL di Debian Server 8

Hay sobat, pada kesempatan kali ini saya akan menulis artikel tentang cara mengkonfigurasi ssl di Debian Server 8, Lalu apa itu http dan https? HTTP adalah protokol yang digunakan oleh web server. Semua data yang dikirim menggunakan protokol tersebut tidak terenkripsi (PLAIN Text biasa). Oleh karena itu, perlu kita tambahkan protokol tambahan yang bernama SSL atau TLS. Protokol tersebut berfungsi menambal protokol HTTP, agar menjadi secure (HTTPS). OpenSSL merupakan kepangjangan dari Secure Socket Layer
  1. Pertama kita generate sertifikat ssl
  2. # openssl req -new -x509 -days 365 -nodes -out /etc/apache2/apache2.pem -keyout /etc/apache2/apache2.pem
    Pertama kita generate sertifikat ssl
  3. Selanjutnya isi seperti dibawah ini
  4. Selanjutnya isi seperti dibawah ini
  5. Kemudian aktifkan ssl
  6. # a2enmod ssl
    Kemudian aktifkan ssl
  7. Pastikan di file /etc/apache2/ports.conf terdapat port 443
  8. # nano /etc/apache2/ports.conf
    Pastikan di file /etc/apache2/ports.conf terdapat port 443
  9. Kemudian edit default apachenya di /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
  10. # nano /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
    Kemudian edit default apachenya di /etc/apache2/sites-available/000-default.conf
  11. Tambahkan script berikut ini dibaris paling bawah
  12. 
    <VirtualHost *:443>
    ServerName sibro.id
    ServerAlias www.sibro.id
    SSLEngine on
    SSLCertificateFile /etc/apache2/apache2.pem
    </VirtualHost> 
    Tambahkan script berikut ini dibaris paling bawah
  13. Simpan dan restart service apachenya
  14. # service apache2 restart
    Simpan dan restart service apachenya
  15. Coba akses server dengan menambahkan https://sibro.id akan muncul seperti ini
  16. Coba akses server dengan menambahkan https://sibro.id akan muncul seperti ini
    Coba akses server dengan menambahkan https://sibro.id akan muncul seperti ini
    Coba akses server dengan menambahkan https://sibro.id akan muncul seperti ini
Sekian dari saya, jika ada kesalahan mohon maaf.
Semoga artikel ini bermanfaat :)
Baca Selengkapnya

Install Webmin di Debian Jessie 8

Selamat Sore... Pada kesempatan ini saya akan menulis artikel tentang penginstallan webmin di Debian 8. Webmin adalah antarmuka berbasis web untuk administrasi sistem untuk linux. Menggunakan browser yang modern, kita dapat mengatur account pengguna, setup apache, DNS, File sharing dan masih banyak lagi. Webmin mempermuka dalam mengedit file konfigurasi Unix seperti /etc, /apt dan memungkinkan anda untuk mengelola sistem dari konsol jarak jauh. ada dua cara penginstallan webmin yaitu dari repository dan aplikasi .deb sebelum menginstall webmin sebaiknya kita install dulu dependesi yang dibutuhkan oleh webmin
  • Install dependesi webmin dahulu
  • # apt-get install perl libnet-ssleay-perl openssl libauthen-pam-perl libpam-runtime libio-pty-perl apt-show-versions python
    Install dependesi webmin dahulu
Install melalui repository
  1. Pertama tambahkan repo dan keynya
  2. # echo "deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib" >> /etc/apt/sources.list
    # echo "deb http://webmin.mirror.somersettechsolutions.co.uk/repository sarge contrib" >> /etc/apt/sources.list
    # wget http://www.webmin.com/jcameron-key.asc
    # apt-key add jcameron-key.asc
    Pertama tambahkan repo dan keynya
  3. Lalu update
  4. # apt-get update
    Lalu update
  5. Install webmin
  6. # apt-get install webmin
    Install webmin
Install melalui aplikasi .deb
  1. Download aplikasi webmin
  2. # wget -c http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin_1.791_all.deb
    Download aplikasi webmin
  3. Setelah terdownload maka install
  4. # dpkg -i webmin_1.791_all.deb
    Setelah terdownload maka install
Nah setelah terinstall maka kita cek dengan web browser pada client, dengan cara:
  1. Akses ip server dengan port 10000 tetapi menggunakan https misal https://192.168.2.2:10000 akan muncul peringatan seperti ini
  2. Akses ip server dengan port 10000 tetapi menggunakan https misal https://192.168.2.2:10000
    Akses ip server dengan port 10000 tetapi menggunakan https misal https://192.168.2.2:10000
    Akses ip server dengan port 10000 tetapi menggunakan https misal https://192.168.2.2:10000
  3. Karena kita menggunakan ssl /https maka akan muncul seperti gambar diatas, jika usah di konfirmasi keamanannya maka akan tampil halaman login seperti ini dan masukkan username root password server anda
  4. Karena kita menggunakan ssl /https maka akan muncul seperti gambar diatas, jika usah di konfirmasi keamanannya maka akan tampil halaman login seperti ini dan masukkan username root password server anda
  5. Setelah login berhasil akan tampil informasi server seperti ini
  6. Setelah login berhasil akan tampil informasi server seperti ini
Sekian dari saya, semoga artikel saya bermanfaat :)
Baca Selengkapnya