Showing posts with label router debian. Show all posts
Showing posts with label router debian. Show all posts

Wednesday, April 13, 2016

Cara Membuat VLAN di Debian Jessie 8

Kali ini saya akan membuat tutorial bagaimana cara membuat vlan di debian, pada umumnya membuat vlan pada mikrotik itu sangatlah mudah tinggal klik sana sini, nah pada debian ini bisa juga lho untuk membuat vlan dengan cara :
  1. Instal terlebih dahulu vlan
  2. # apt-get install vlan
    Instal terlebih dahulu vlan
  3. Kemudian ketik perintah dibawah ini
  4. # modprobe 8021q
    Kemudian ketik perintah dibawah ini
  5. Setelah itu tambahkan kata "8021q" ke /etc/modules, agar vlan ini permanen dan kalau di restart tidak akan hilang
  6. # echo "8021q" >> /etc/modules
    Setelah itu tambahkan kata "8021q" ke /etc/modules, agar vlan ini permanen dan kalau di restart tidak akan hilang
  7. Setelah itu buka dan edit konfigurasi interface pada /etc/network/interfaces
  8. # nano /etc/network/interfaces
    Setelah itu buka dan edit konfigurasi interface pada /etc/network/interfaces
  9. Setelah itu masukkan konfigurasi vlan
  10. auto eth1.100 #nilai 100 ini adalah Vlan IDnya iface eth1.100 inet static address 172.17.222.1 netmask 255.255.255.0 network 172.17.222.0 broadcast 172.17.222.255
    Setelah itu masukkan konfigurasi vlan
  11. Kemudian save dan restart networknya
  12. # /etc/init.d/networking restart
    Setelah itu masukkan konfigurasi vlan Kemudian save dan restart networknya
  13. Lalu cek dengan ifconfig, akan muncul vlan tadi yang telah kita buat
  14. Lalu cek dengan ifconfig, akan muncul vlan tadi yang telah kita buat
Mudah bukan? Sekian dari saya, bila ada kekurangan mohon maaf.
Jika artikel ini bermanfaat mari di subscribe :D
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis! Artikel ini bukan hasil COPAS!
#GoOpenSource!
Baca Selengkapnya

Wednesday, March 30, 2016

Install dan Konfigurasi DHCP Server di Debian 8 PC Router

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server berfungsi untuk meminjamkan alamat IP pada perangkat yang terkoneksi jaringan. Dengan DHCP server client yang terhubung pada router saya tidak repot-repot untuk mengkonfigurasinya dan akan memudahkan client untuk terkoneksi.
Install dan Konfigurasi DHCP Server di Debian 8 PC Router
DHCP Server
Untuk tutorial ini saya akan mensetting DHCP Server pada eth2, karena eth2 yang akan mengbungkan client ke router, server dan internet. Untuk DHCP server yang digunakan adalah eth2 dengan network id (192.168.103.0/24) dan saya membuat range/pool untuk 100 client (100 ip).
Beriktu ini cara install dan konfigurasi DHCP Server dengan topologi A (NIC / LANCard 3).
  1. Install terlebih dahulu aplikasi isc-dhcp-server nya
  2. # apt-get install isc-dhcp-server
    Install terlebih dahulu aplikasi isc-dhcp-server nya
  3. Jika ada peringatan failed jangan panik! Emang konfigurasi DHCP Server belum kita konfigurasi
  4. Jika ada peringatan failed jangan panik! Emang konfigurasi DHCP Server belum kita konfigurasi
  5. Jika sudah terinstall maka kita akan mengkonfigurasinya
  6. # nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
  7. Kemdian cari kata "slight" dengan cara ctrl+w kemudian ketik kata slight lalu enter maka akan muncul gambar dibawah ini, hapus pagar yang ada pada gambar dibawah ini
  8. Kemdian cari kata "slight" dengan cara ctrl+w kemudian ketik kata slight lalu enter maka akan muncul gambar dibawah ini, hapus pagar yang ada pada gambar dibawah ini
  9. Edit sesuai dengan topologi A, Untuk DHCP Server saya gunakan eth2 sebagai penghubung client dengan server, nah network id di eth2 adalah 192.168.103.0/24. Saya akan memberi client range/pool antara ip 192.168.103.100-192.168.103.200
  10. # A Slightly different configuration for an internal subnet.
    subnet [network id (192.168.103.0] netmask [24 atau 255.255.255.0] {
    range 192.168.103.100 192.168.103.200;
    option domain-name-servers [dns lokal (192.168.133.2)],[dns telkom (202.134.0.155)];
    option domain-name "smkn1jepara.sch.id";
    option routers 192.168.103.1;
    option broadcast-address 192.168.103.255;
    default-lease-time 600; max-lease-time 7200;
    }
    * ingat lebih teliti yah . , { } ;
    Edit sesuai dengan topologi A, Untuk DHCP Server saya gunakan eth2 sebagai penghubung client dengan server, nah network id di eth2 adalah 192.168.103.0/24. Saya akan memberi client range/pool antara ip 192.168.103.100-192.168.103.200
  11. Cocokkan lagi dengan gambar diatas, coba lebih teliti lagi
  12. Setelah itu edit lancard mana yang dijadikan DHCP, (eth2)
  13. # nano /etc/default/isc-dhcp-server
    Setelah itu edit lancard mana yang dijadikan DHCP, (eth2)
  14. Scroll kebawah sampai ketemu INTERFACES="" lalu tambahkan eth2 dan menjadi INTERFACES="eth2"
  15. Scroll kebawah sampai ketemu INTERFACES="" lalu tambahkan eth2 dan menjadi INTERFACES="eth2"
  16. Setelah terkonfigurasi semua, selanjutnya restart service dhcp server nya
  17. # /etc/init.d/isc-dhcp-server restart
    Setelah terkonfigurasi semua, selanjutnya restart service dhcp server nya
  18. Pastikan tidak ada yang error, kalau masih error silahkan edit konfigurasi tadi dengan lebih teliti
Selanjutnya kita ke step berikutnya . . .
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya

Tuesday, March 29, 2016

Install dan Konfigurasi SSH (remote) di Debian 8 Router

Saya akan mengkonfigurasi router saya dari jauh dengan laptop saya. Maka yang harus saya lakukan adalah menginstall ssh di router, apa itu ssh? lihat lebih detail di wikipedia (Jangan malas untuk membaca!) Tetapi saya meremote router dengan jaringan wifi yang berada pada eth2, eth2 atau interface pada router saya yang terhubung ke access point dan memancarkan sinyal wireless untuk client agar terhubung ke server maupun router.
Install SSH (remote) di Debian 8 Router
Berikut ini adalah cara menginstall ssh di debian 8
  1. menginstall openssh-server di debian 8
  2. # apt-get install openssh-server
    # apt-get install openssh-server
  3. Nah untuk mengkonfigurasi letak filenya ada di /etc/ssh/sshd_config
  4. # nano /etc/ssh/sshd_config
    nano /etc/ssh/sshd_config
  5. Untuk mengganti port service ssh anda bisa merubahnya dengan port yang lain asal tidak terjadi konflik dengan service port yang lain (Tetapi saya menggunakan service port ssh default yaitu port 22)
Nah selanjutnya ikuti step berikutnya . . .
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya

Monday, March 28, 2016

Konfigurasi Hostname di Debian Jessie 8

Hostname adalah nama komputer atau nama sebuah perangkat keras dalam sebuah jaringan. Karena sifat hostname itu unik maka pemberian nama hostname ini tidak boleh sama dengan yang lain pada satu jaringan. Bila ingin tahu lebih lanjut silahkan cari di google.
Konfigurasi Hostname di Debian Jessie 8
Hostname

Dalam tutorial ini saya pakai debian 8 untuk routernya. Langkah ini bisa digunakan untuk semua turunan debian.
Berikut cara mengkonfigurasi hostname di debian 8
  1. Kita cek dulu apakah hostname nya kedua-duanya sama atau tidak dengan perintah hostname && hostname -f
  2. # hostname && hostname -f
    Kita cek dulu apakah hostname nya kedua-duanya sama atau tidak dengan perintah hostname && hostname -f
  3. Pada gambar diatas nama hostname saya kedua-duanya belum sama
  4. Untuk menyamakan nama hostname edit file di /etc/hostname atau langsung edit pakai echo
  5. # echo "router.smkn1jepara.sch.id" > /etc/hostname
    Untuk menyamakan nama hostname edit file di /etc/hostname atau langsung edit pakai echo
  6. Setelah itu ketik perintah /etc/init.d/hostname.sh jika belum terganti nama hostnamenya maka lakukan reboot
  7. # reboot
    Setelah itu reboot
  8. Setelah reboot login ke router dan masuk ke root, kemudian cek hostamenya apakah keduanya sudah sama
  9. # hostname && hostname -f
    Setelah reboot login ke router dan masuk ke root, kemudian cek hostamenya apakah keduanya sudah sama
  10. Jika masih belum sama coba untuk lebih teliti
Oke step ini sudah berhasil, selanjutnya ke step berikutnya . . .
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya

Konfigurasi Repository Debian Jessie 8 Via Jaringan

Untuk bisa menginstall aplikasi-aplikasi ke PC Router maka dari itu kita harus mengkonfigurasi repository. Ada dua cara untuk mengkonfigurasi repository yaitu dengan cara via DVD dan via jaringan. Ada juga cara lain yaitu dengan membuat repository sendiri, nah untuk membuat repository sendiri saya akan bahas tutorial dilain waktu.
Konfigurasi Repository Debian Jessie 8 Via Jaringan
Repository

Sekarang kita akan mengkonfigurasi repository, hapus repository DVD dan aktifkan repository security dan ftp debian.
  1. Edit file di /etc/apt/sources.list
  2. # nano /et/apt/sources.list
    Edit file di /etc/apt/sources.list
  3. Akan tampil seperti ini
  4. Akan tampil seperti ini
  5. Kemudian beri pagar pada repository DVD, setelah itu hapus pagar pada repository security dan ftp debian lalu save atau simpan
  6. Kemudian beri pagar pada repository DVD, setelah itu hapus pagar pada repository security dan ftp debian lalu save atau simpan
  7. Lalu kita coba melakukan update repository
  8. # apt-get update
    Lalu kita coba melakukan update repository
  9. Setelah itu meng-upgrade aplikasi
  10. # apt-get dist-upgrade
    Setelah itu meng-upgrade aplikasi
Oke sekian dari saya semoga bisa.
Sekarang lanjut ke step berikutnya . . .
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya

Saturday, March 26, 2016

Konfigurasi IP Address (PC router)

Untuk bisa terhubung ke internet maka kita harus mengkonfigurasinya, pastikan udah tahu informasi tentang jaringan internet di lokasi anda, pastikan juga tahu apa itu ip address, jika belum tahu sebaiknya anda bisa mencari di google. Saya jug merekomendasikan anda harus tahu tentang subnetting, apa itu dns? nah anda bisa googling dahulu yah :D
Untuk melakukan konfigurasi IP agar terhubung ke internet dan bisa terhubung dengan client / server. Caranya :
  1. Edit file konfigurasinya di /etc/network/interfaces
  2. # nano /etc/network/interfaces
    # nano /etc/network/interfaces
  3. Nah sekarang sama kan konfigurasi pada gambar untuk eth1 dan eth2, *Untuk eth0 samakan dengan jaringan yang terhubung ke internet, jangan lupa kasih dns biar terkoneksi ke internet
  4. Nah sekarang sama kan konfigurasi pada gambar untuk eth1 dan eth2, *Untuk eth0 samakan dengan jaringan yang terhubung ke internet, jangan lupa kasih dns biar terkoneksi ke internet
  5. Jika sudah dikonfigurasi maka simpan lalu restart network anda
  6. # /etc/init.d/networking restart
    # /etc/init.d/networking restart
  7. Pastikan tidak ada yang salah atau error, lalu coba ping ke google.com jika berhasil maka akan tampil seperti berikut ini
  8. Pastikan tidak ada yang salah atau error, lalu coba ping ke google.com jika berhasil maka akan tampil seperti berikut ini
  9. Jika tidak bisa maka cek lagi konfigurasinya & ubah resolv atau dnsnya, jika unknown host balik yang dns lokal dibawah dns publik atau sebaliknya (nano /etc/resolv.conf)
  10. Jika tidak bisa maka cek lagi konfigurasinya & ubah resolv atau dnsnya, jika unknown host balik yang dns lokal dibawah dns publik atau sebaliknya (nano /etc/resolv.conf)
Nah jika belum bisa coba cek dan pahami betul tentang ip address, atau anda bisa berkomentar :)
Sekian dari saya, silahkan untuk memcara step selanjutnya
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya

Friday, March 25, 2016

Mengaktifkan Bash Completion di Debian 8

Pada keamanan debian jessie 8. fungsi bash completion dinon-aktifkan karena ini adalah sebagai pengamanan agar tak sembarang orang dapat melakukan exploit perintah kaya ketika kita mengecek direktori lalui kita tab maka akan muncul nama-nama direktori, untuk memudahkan kita dalam mengkonfigurasi maka aktifkan perintah bash completion.
caranya :
  1. Edit file /etc/bash.bashrc
  2. # nano /etec/bash.bashrc
    nano /etec/bash.bashrc
  3. Cari kata completion dengan menekan ctrl + w, lalu edit bagian yang saya beri tanda merah itu. Hilangi pagarnya
  4. Cari kata completion dengan menekan ctrl + w, lalu edit bagian yang saya beri tanda merah itu. Hilangi pagarnya
  5. Setelah hilang maka akan seperti berikut
  6. Setelah hilang maka akan seperti berikut
  7. Setelah itu ketik perintah
  8. # bash
    Setelah itu ketik perintah
  9. Sekarang coba ketik cp /etc/ap lalu tab. Pasti akan muncul kata dibawahnya seperti gambar dibawah ini, ini untuk memudakan kita kalau lupa
  10. Sekarang coba ketik cp /etc/ap lalu tab. Pasti akan muncul kata dibawahnya seperti gambar dibawah ini, ini untuk memudakan kita kalau lupa
Oke lanjut ke step berikutnya . . .

Sekian dari saya, silahkan untuk memcara step ke-dua
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya

Thursday, March 24, 2016

Cek Interface PC Router

Untuk mengecek interface di debian router sangatlah mudah dengan hanya menggunakan perintah singkat saja, ingat ini diperuntukan untuk topologi a dengan interface NIC 3.
caranya yaitu :
  1. masuk ke mode super user atau root lalu ketik perintah dibawah ini, jika tampilannya seperti dibawah ini maka ketiga interface semua ok
  2. # mii-tool
    masuk ke mode super user atau root lalu ketik perintah dibawah ini, jika tampilannya seperti dibawah ini maka ketiga interface semua ok
  3. Jika no link maka aktifkan interfacenya dengan cara ketik perintah
  4. # ifconfig eth0 up
    # ifconfig eth1 up
    # ifconfig eth2 up
    Jika no link maka aktifkan interfacenya dengan cara ketik perintah
  5. Kemudian cek lagi langkah yang pertama, jika masih no link atau tidak terdeteksi, coba cek fisik dahulu apakah layak pakai atau tidak
Selanjutnya ke step berikutnya . . .

Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya

Wednesday, March 23, 2016

Install Debian Jessie 8 di PC Router

Sebelum mengawali tahap penginstallan alangkah baiknya kita cek fisik pada PC Router kita, setelah semua selasai pastikan PC Router kita dalam keadaan sehat dan tidak mati, NIC nya juga di cek. Spek minimum lihat di google, utamakan membaca jangan asal bertindak, pikir dulu resikonya :)

Untuk memulai pastikan anda punya CD / DVD Debian Jessie 8 / Bootable Flasdisk Debian Jessie 8. Lalu masukkan bootablenya dan atur sebagai boot pertama. Selanjutnya kita ke penginstallan debian
  1. Setelah boot akan tampil seperti gambar di bawah ini dan pilih install
  2. Setelah boot akan tampil seperti gambar di bawah ini dan pilih install
  3. Lalu pilih bahasa English
  4. Lalu pilih bahasa English
  5. Silahkan pilih lokasi anda, pilih other > Asia > Indonesia
  6. Silahkan pilih lokasi anda, pilih other > Asia > Indonesia
  7. Pilih bahasa locales English - en_US.UTF-8
  8. Pilih bahasa locales English - en_US.UTF-8
  9. Pilih bahasa Keyboard, pilih American English
  10. Pilih bahasa Keyboard, pilih American English
  11. Pilih interface Primary, pilih eth0 sebagai primary. atau bisa mengaturnya nanti
  12. Pilih interface Primary, pilih eth0 sebagai primary. atau bisa mengaturnya nanti
  13. Jika jaringan anda yang dari eth0 bersifat static maka akan gagal pada konfigurasi otomatis, tenang kita akan mengkonfigurasi secara static (Sesuaikan jaringan anda) pilih Configure network manually
  14. Jika jaringan anda yang dari eth0 bersifat static maka akan gagal pada konfigurasi otomatis, tenang kita akan mengkonfigurasi secara static (Sesuaikan jaringan anda) pilih Configure network manually
  15. Masukkan ip untuk router kita (Sesuaikan jaringan anda) disini saya pakai topologi jaringan A
  16. Masukkan ip untuk router kita (Sesuaikan jaringan anda) disini saya pakai topologi jaringan A
  17. Masukkan gateway (sesuaikan jaringan anda)
  18. Masukkan gateway (sesuaikan jaringan anda)
  19. Untuk mengatur dns, saya pakai dns server seperti ditopologi A dan juga saya memakai dns publik milik telkom yaitu 202.134.0.155
  20. Untuk mengatur dns, saya pakai dns server seperti ditopologi A dan juga saya memakai dns publik milik telkom yaitu 202.134.0.155
  21. Masukkan Hostname
  22. Masukkan Hostname
  23. Masukkan nama Domain
  24. Masukkan nama Domain
  25. Masukkan password dan setelah itu ulangi lagi
  26. Masukkan password dan setelah itu ulangi lagi
  27. Masukkan username baru
  28. Masukkan username baru
  29. Masukkan password lalu ulangi lagi
  30. Masukkan password lalu ulangi lagi
  31. Pilih timezone anda
  32. Pilih timezone anda
  33. Pilih mode partisi, disini saya pilih Guided - use entire disk and set up LVM (kalau tidak tau googling aja, jangan manja)
  34. Pilih mode partisi, disini saya pilih Guided - use entire disk and set up LVM (kalau tidak tau googling aja, jangan manja)
  35. Pilih harddisk yang akan anda pakai buat tempat debian 8
  36. pilih harddisk yang akan anda pakai buat tempat debian 8
  37. Pilih Allfile in one partition biar mudah bagi yang masih pemula
  38. Pilih Allfile in one partition biar mudah bagi yang masih pemula
  39. Pilih yes karena kita akan memformat harddisk kita
  40. Pilih yes karena kita akan memformat harddisk kita
  41. Pilih Finish
  42. Pilih Finish
  43. Lalu pilih yes karena kita akan memformat partisi-partis yang telah kita buat tadi, kemudian tunggu prosesnya
  44. Lalu pilih yes karena kita akan memformat partisi-partis yang telah kita buat tadi, kemudian tunggu prosesnya
  45. Pilih no saat scan DVD, atau pilih yes jika mau menscan dvd lain (dvd 1, 2, 3)
  46. Pilih no saat scan DVD, atau pilih yes jika mau menscan dvd lain (dvd 1, 2, 3)
  47. Pilih no saat ditanya Use a network mirror
  48. Pilih no saat ditanya Use a network mirror
  49. Silahkan pilih yes atau no, terserah anda
  50. Silahkan pilih yes atau no, terserah anda
  51. Pilih aplikasi apa aja yang diinstall, saran saya pilih *ssh dan *standar system utilities dengan menekan spasi untuk memilih setelah itu tekan tab untuk untuk memilih continue lalu enter, tunggu sampai selesai penginstallan aplikasinya
  52. Pilih aplikasi apa aja yang diinstall, saran saya pilih *ssh dan *standar system utilities dengan menekan spasi untuk memilih setelah itu tekan tab untuk untuk memilih continue lalu enter, tunggu sampai selesai penginstallan aplikasinya
  53. Pilih yes untuk menginstall grub loader
  54. Pilih yes untuk menginstall grub loader
  55. Install grub loader pada harddisk kita (/dev/sda/)
  56. Install grub loader pada harddisk kita (/dev/sda/)
  57. Pilih continue untuk merestart karena sudah selasi penginstallannya
  58. Pilih continue untuk merestart karena sudah selasi penginstallannya
  59. Coba masuk dengan memasukkan nama usernam yang tadi dibuat
  60. Coba masuk dengan memasukkan nama usernam yang tadi dibuat
  61. Setelah berhasil masuk ke mode user biasa, coba masuk ke mode super user dengan mengetik "su" lalu masukkan password root anda
  62. Jika berhasil akan tampil gambar berikut
  63. Jika berhasil akan tampil gambar berikut
* untuk mematikan komputer dengan cara mengetik perintah poweroff
* untuk merestart komputer dengan cara mengetik perintah reboot
Sekian dari saya, silahkan untuk memcara step ke-dua
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!
Baca Selengkapnya