Install dan Konfigurasi DHCP Server di Debian 8 PC Router

1 min read

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server berfungsi untuk meminjamkan alamat IP pada perangkat yang terkoneksi jaringan. Dengan DHCP server client yang terhubung pada router saya tidak repot-repot untuk mengkonfigurasinya dan akan memudahkan client untuk terkoneksi.

Install dan Konfigurasi DHCP Server di Debian 8 PC Router
DHCP Server

Untuk tutorial ini saya akan mensetting DHCP Server pada eth2, karena eth2 yang akan mengbungkan client ke router, server dan internet. Untuk DHCP server yang digunakan adalah eth2 dengan network id (192.168.103.0/24) dan saya membuat range/pool untuk 100 client (100 ip).
Beriktu ini cara install dan konfigurasi DHCP Server dengan topologi A (NIC / LANCard 3).

  1. Install terlebih dahulu aplikasi isc-dhcp-server nya
  2. # apt-get install isc-dhcp-server
    Install terlebih dahulu aplikasi isc-dhcp-server nya
  3. Jika ada peringatan failed jangan panik! Emang konfigurasi DHCP Server belum kita konfigurasi
  4. Jika ada peringatan failed jangan panik! Emang konfigurasi DHCP Server belum kita konfigurasi
  5. Jika sudah terinstall maka kita akan mengkonfigurasinya
  6. # nano /etc/dhcp/dhcpd.conf
  7. Kemdian cari kata “slight” dengan cara ctrl+w kemudian ketik kata slight lalu enter maka akan muncul gambar dibawah ini, hapus pagar yang ada pada gambar dibawah ini
  8. Kemdian cari kata "slight" dengan cara ctrl+w kemudian ketik kata slight lalu enter maka akan muncul gambar dibawah ini, hapus pagar yang ada pada gambar dibawah ini
  9. Edit sesuai dengan topologi A, Untuk DHCP Server saya gunakan eth2 sebagai penghubung client dengan server, nah network id di eth2 adalah 192.168.103.0/24. Saya akan memberi client range/pool antara ip 192.168.103.100-192.168.103.200
  10. # A Slightly different configuration for an internal subnet.
    subnet [network id (192.168.103.0] netmask [24 atau 255.255.255.0] {
    range 192.168.103.100 192.168.103.200;
    option domain-name-servers [dns lokal (192.168.133.2)],[dns telkom (202.134.0.155)];
    option domain-name “smkn1jepara.sch.id”;
    option routers 192.168.103.1;
    option broadcast-address 192.168.103.255;
    default-lease-time 600; max-lease-time 7200;
    }
    * ingat lebih teliti yah . , { } ;

    Edit sesuai dengan topologi A, Untuk DHCP Server saya gunakan eth2 sebagai penghubung client dengan server, nah network id di eth2 adalah 192.168.103.0/24. Saya akan memberi client range/pool antara ip 192.168.103.100-192.168.103.200
  11. Cocokkan lagi dengan gambar diatas, coba lebih teliti lagi
  12. Setelah itu edit lancard mana yang dijadikan DHCP, (eth2)
  13. # nano /etc/default/isc-dhcp-server
    Setelah itu edit lancard mana yang dijadikan DHCP, (eth2)
  14. Scroll kebawah sampai ketemu INTERFACES=”” lalu tambahkan eth2 dan menjadi INTERFACES=”eth2″
  15. Scroll kebawah sampai ketemu INTERFACES="" lalu tambahkan eth2 dan menjadi INTERFACES="eth2"
  16. Setelah terkonfigurasi semua, selanjutnya restart service dhcp server nya
  17. # /etc/init.d/isc-dhcp-server restart
    Setelah terkonfigurasi semua, selanjutnya restart service dhcp server nya
  18. Pastikan tidak ada yang error, kalau masih error silahkan edit konfigurasi tadi dengan lebih teliti

Selanjutnya kita ke step berikutnya . . .
Dilarang keras mengcopas artikel ini tanpa sumber link aktif!
Hargailah penulis!

Aljabar Boolean

sibro
1 min read

Yang Dimaksud Swapping

sibro
2 min read

Tentang Memori Internal

sibro
3 min read

Leave a Reply