Konfigurasi PPPoE Client Pada Debian Router

2 min read

Konfigurasi PPPoE Client ada Debian Router

Assalamualaikum …
hai teman teman ,pada kesempatan kali ini saya akan memeberikan pengalaman saya kepada kalian dalam meneruskan program kerja saya kemarin yaitu membuat PPPoE server di mikrotik,dan kali ini saya akan membuat PPPoE client nya pada debian Router.



1.Pengertian

 Point-to-Point Protocol over Ethernet (PPPoE) adalah protokol jaringan untuk mengenkapsulasi Point-to-Point Protocol (PPP) frame dalam frame Ethernet. Hal ini digunakan terutama dengan layanan DSL di mana pengguna individu terhubung ke modem DSL over Ethernet dan di dataran jaringan Ethernet Metro. Ini dikembangkan oleh UUNET, Redback Networks dan RouterWare (sekarang Wind River Systems) dan tersedia sebagai informasi RFC 2516.
Sejarah PPPoE

Jika sebuah Jaringan Ethernet berbasis paket dan tidak memiliki konsep sambungan atau sirkuit dan juga kurangnya fitur keamanan dasar untuk melindungi terhadap konflik IP dan MAC dan jahat DHCP server. Dengan menggunakan PPPoE, pengguna hampir dapat “memanggil” dari satu komputer ke komputer lain melalui jaringan Ethernet, membentuk titik ke titik koneksi antara mereka dan kemudian aman transportasi paket data melalui koneksi tersebut. Hal ini terutama digunakan oleh perusahaan telepon, karena PPPoE mudah terintegrasi dengan warisan dial-up sistem AAA dan cocok dengan sempurna ke dalam tulang punggung ATM. Protokol juga memungkinkan unbundling sangat mudah DSLAMs mana yang dipersyaratkan oleh regulator, karena pengguna hanya akan menggunakan login yang berbeda ke dalam PPP, maka sirkuit ATM akan diteruskan ke pengguna ISP. Juga pra-bayar model ember lalu lintas bisnis dapat dibuat dengan PPPoE lebih mudah dibandingkan dengan DHCP atau beberapa pengguna multiplexing dengan tingkatan kecepatan yang berbeda atau QoS melalui 1 modem DSL atau dengan menciptakan login yang berbeda untuk setiap IP statis dibeli oleh pelanggan.

2.Latar Belakang

 Meneruskan pembangunan PPPoE server yang ada di mikrotik

3.Maksud dan Tujuan

 Setelah Membangun PPPoE server di mikrotik selanjutnya memebangun PPPoE Client Pada Debian Router ethernet pertama (eth0)

4.Jangka Waktu Kegiatan

Pagi sampai Sore

5.Alat dan Bahan

  • Debian Router
  • Mikrotik

6.Tahapan dan Langkah Kegiatan


  • Pertama kita install pppoeconf
    dengan mengetik perintah #apt-get instal pppoeconf



    jika muncul kalimat dibawah berarti server belum updates



    E: Could not get lock /var/lib/dpkg/lock – open (11: Resource temporarily unavailable)
    E: Unable to lock the administration directory (/var/lib/dpkg/), is another process using it?


    Solusinya seperti berikut


    search for processes.
    ps -A | grep apt-get
    then see if there any process running as apt-get
    kill that process it by using:
    sudo kill -9 <process-id> 
    for example if process id is 2345
    sudo kill -9 2345
    then run the sudo apt-get update
    Edit: If you are sure that you have no instances of dpkg or apt running and you still get the message, you can just delete the file:
    sudo rm /var/lib/apt/lists/lock

    A lock file is just a file with zero size that indicates locking of a resource.



    • Jika sudah silahkan download packet dari pppoe

     




    • kemudian extract dengan mengetikkan perintah

     

      #tar -zxvf rp-pppoe-3.10.tar.gz


      • jika udah selesai kita install ppoeconf nya

       


      #apt-get instal pppoeconf


      jika sudah berhail silahkan buka #pppoeconf



       
       

      • kemudian akan tampil gambar seperti berikut 
      • Tampilan berikut berarti lagi memindai ethernet yang akan dijadikan PPPoE client

     

    •  Jika sudah selesai maka muncul tampilan yang artina maukah kita meneruskan konfigurasi
    • pilih yes
    •  Kemudian tampilan berikutnya artinya kita ditawari apakh kita mau menggunakan dialup dari PPPoE server
    • pilih yes
    •  Jika sudah langkah selanjutnya adalah memasukan username yang kita minta dari PPPoE server
    •  Kemudian kita diminta untuk memasukan password yang kita minta dari PPPoE server
    •  Kemudian kita enter saja saat diminta untuk use peer dns dari PPPoE server
    •  Untuk langkah yang satu ini kita pilih no saja
    •  Kemudian muncul pemberitahuan kalau PPPo sudah terkonfigurasi.Dan sudah bisa kita mulai
    • pilih yes
    • Konfigurasi PPPoE client sudah selesai
    • selanjutnya bisa kita cek dengan mengetikkan perintah #ifconfig apakah sudah mendapatkan lamat ip dari PPPoE server
    • diditu sudah terdapat interface ppp0

    •  Selanjutnya agar dapat terhubung ke internet,maka kita masuk ke #nano /etc/rc.local
        •  Setelah muncul tampiln berikut,maka kita tambah satu baris iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.1.0 -o eth0 -j MASQUERADE
    •  setelah itu kita coba pengujian ping ke interface lagi juga ping ke google.com
    •  Jik sudah berhasil terhubung maka akan muncul Dynamic PPPoE pada ip>addresses di mikrotik kita

    7.Hasil yang Didapatkan
    Dari praktek yang sudah dilaksanakan hasilnya debian bisa mendapatkan pppoe dari server dan bisa teroneksi ke internet asalkan sudah kit kasih iptables pada debin

    8.Kesimpulan
    Jadi server debian router juga bisa mendapatkan layanan PPPoE dari mikrotik,dengan cara install dulu paketnya yaitu pppoeconf karena menyakup layanan PPP dan PPPoE

    9.Referensi
     

    • https://wiki.debian.org/PPPoE

    • http://www.cyberciti.biz/faq/linux-command-to-remove-virtual-interfaces-or-network-aliases/

    • https://en.wikipedia.org/wiki/Point-to-point_protocol_over_Ethernet
    • http://www.ayumtcna.ml/2016/08/membuat-pppoe-server-di-mikrotik.html


    Aljabar Boolean

    sibro
    1 min read

    Yang Dimaksud Swapping

    sibro
    2 min read

    Tentang Memori Internal

    sibro
    3 min read

    Leave a Reply