Create and Installation RAID1 Debian 8.6 Virtual Machine2 on Linux Hostmachine WMWare Topologi LKS Tingkat Nasional Tahun 2015 Bidang IT Network System Administration Modul 1

3 min read

Create and Installation RAID1 Debian 8.6 Virtual Machine2 on Linux Hostmachine  WMWare Topologi LKS Tingkat Nasional Tahun 2015 Bidang IT Network System Administration Modul 1



  E) Create Virtual Machine2 Debian Server 8.6

jika salah satu harddisk (dari 2 harddisk yang di RAID 1) ada yang rusak, data masih bisa terselamatkan (tidak ada satupun data yang hilang ) setelah harddisk yang rusak (fault) tersebut di ganti baru dan di re “assemble” lagi dengan mirror nya. Karena mekanisme fault tolerance ini tidak dimiliki oleh RAID 0 dan LVM.Mari kita mulai instalasi

      a. Instalasi Debian 8.6

 Pertama Create VM

   kemudian pilih iso image dengan cara klik browser>next

   kemudian pilih linux general operating system>next

   kemudian edit nama VM yang akan kita buat>next

  kemudian edit kapasitas hardisk sesuai dengan kebutuhan ,disini saya isi dengan 100 GB >next

   kemudian kita pilih customize hardware ,

 kemudian kita ubah kapasitas RAM mennjadi 2 GB Kemudian close lalu next


  klik finish

  kemudian close

   langsung otomatis ke halaman install

   pilih bahasa inggris yang kita gunakan untuk menginstal

   pilih wilayah kita karena asia tidak ada maka kita pilih other

     Kemidian kita pilih Asia


    Kita pilih negara Indonesia

 Kemudian default locale yaitu united state karena kita memilih bahasa english

  pilih type keyboard american english

  kemudian masukan hostname

  masukan domain name yang akan digunakan

   kemudian kita beri password untuk hostname

 kasih ulang passwordnya

    kemudian kita diminta untuk membuat username


 kasih password untuk username

  kasih ulang password untuk user baru

  pilih lokasi kita di sumatera ,jakarta , java

Pada langkah ini anda akan melakukan konfigurasi harddisk seperti pada gambar di bawah ini, silakan pilih manual

Pada langkah dibawah terlihat bahwa hanya ada satu hardisk yaitu 100 GB, Sebenarnya harus menggunakan 3 hardisk (2 HDD untuk RAID1 dan yang 1 HDD untuk partisi root dan swap),untuk memudahkan kita yang mempunyai satu HDD maka kita bagi 3 partisi HDD tersebut lalu memakai 2 Partisi untuk RAID1 dan 1 partisinya kita buat partisi root dan swap , kemudian tekan enter

kemudian pilih yes

kemudian pilih free space ,lalu enter

pilih create a new partition , enter

buat partisi pertama 20 GB,continue

kemudian pilih primary,enter

pilih begining , enter

lali klik pada Use as: Ext4 journaling file system ,enter

pilih physical volume for RAID,enter

pilih Done setting up,enter

kemudian pilih free space lagi,enter

pilih create a new partition , enter

buat partisi kedua 20 GB,continue

kemudian pilih primary,enter

pilih begining , enter


lali klik pada Use as: Ext4 journaling file system ,enter

pilih physical volume for RAID,enter

pilih Done setting up,enter

kemudian pilih Configure software RAID ,enter


pilih yes


pilih create MD device .enter

lalu pilih RAID 1

Untuk drive/harddisk yang aktif digunakan pada RAID 1 ini saya masukkan nilai 2, karena memang ada 2 buah partisi yang akan saya konfigurasi RAID 1.

Untuk cadangannya saya tulis 0, karena memang tidak ada spare (cadangan) partisi lainnya. Nantinya saya akam membuat sebuah partisi baru yang akan gunakan untuk instalasi sistem Linux Debia Jessie server, sehingga tidak mungkin akan saya gunakan sebagai cadangan:

Untuk partisi yang aktif digunakan pada RAID 1, saya memilih sda1 dan sda2, seperti yangsudah saya utarakan sebelumnya:

Setelah berhasil mengaktifkan RAID 1 pada sdb dan sdc, silakan klik finish

Dari konfigurasi RAID 1 di bawah, mendapatkan 1 buah tabel partisi baru dari device controller RAID1 sebesar 20GB (20GB lainnya sebagai mirror) yang dapat anda lihat pada gambar di bawah, hanya saja, partisi baru tersebut belum memiliki file system, untuk menambahkan file system, silakan pilih RAID1 Device tersebut, lalu ENTER.

pada langkah setting partisi, silakan pilih menu “use as” lalu ENTER

Pilih file system ext4 seperti yang tampak pada tampilan di bawah

Kemudian silakan pilih pada opsi mount point, dan ENTER

Lalu saya pilih enter manually, karena saya ingin partisi RAID1 tersebut nanti terpisah dari system

Untuk nama mount point nya saya masukkan dengan nama /data , setelah proses instalasi selesai dilakukan, harddisk RAID1 tersebut dapat diakses melalui lokasi folder /data, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah

Klik done, untuk selesai melakukan setting partisi pada hardisk RAID1

Jika kita cermati, maka pada RAID 1 device, kita melihat bahwa partisi RAID1 device sudah memiliki file system ext4, jika begitu maka tinggal harddisk sda yang belum di konfigurasi sebagai system (/ dan swap area), silakan pilih pada bagian FREE SPACE di sda, lalu ENTER dan ikuti langkah-langkahnya seperti kita melakukan instalasi biasanya. Seperti biasa yang saya maksud adalah siapkan 2 partisi, dimana yang satu saya setting sebagai / (root) dan satu sebagai swap area. Jika kita berhasil melakukan setting partisi harddisk sda seperti biasanya, kita akan melihat hasilnya seperti pada gambar di bawah

pilih creat a new partition ,enter

Ditahap ini kita memberi besara partisi, untuk partisi swap area saya, yaitu 4 GB, lihat gambar dibawah ini

pilih logical,enter

pilih begining ,enter

pilih use as: Ext4

kemudian pili swap area

pilih done setting up

pilih free space

create a new pertition

Ditahap ini saya memberi besaran partisi root saya sisa dari keseluruhan harddisk, partisi root tersebut digunakan untuk file system linux debian 8.6 yang akan kita install

pilih primary karena partisi pertama yang dibaca saat booting adalah partisi primary untuk file system

pilih done setting up

lalu pilih finish partitioning and write the changes to disk

Setelah itu pilih Yes untuk memulai pembacaan konfigurasi harddisk yang tadi saya lakukan, lihat gambar dibawah ini ,dan partisi RAID1 pun sudah selesai

kita melanjutkan istalasi seperti biasa
karena kita tidak menggunakan dvd maka kita pilih no

 karena server belum terkoneksi maka kita tidak menggunakan network mirror

pilih no

  select software ssh server dan standart system utilities

pilih yes untuk menginstall GRUB

pilih dev/sda untuk instalasi GRUB


  kemudian restart komputer pilih continue

kemudian masuk ke grub saat booting

kemudian kita bisa login debian

untuk melihat informasi partisi silahkan ketik perintah fdisk -l

sekian terima kasih

Aljabar Boolean

sibro
1 min read

Yang Dimaksud Swapping

sibro
2 min read

Tentang Memori Internal

sibro
3 min read

Leave a Reply